Breaking News

JOHN SUTEKI : KHILAFAH BUKAN PROPAGANDA

KHILAFAH ITU PROPAGANDA PICIK?

by John Suteki



Isu Terapkan Khilafah, Prabowo: Saya Berkali-kali Bertaruh Nyawa untuk Pancasila
(PosKota News: Kamis, 13 September 2018 — 21:20 WIB).

-------------------------------------

Dalam hal ini, kata Prabowo, ia ingin menegakkan pancasila dan UUD1945 secara murni dan konsekuen. Ia pun yakin jika pemerintahan berjalan sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945, maka ekonomi Indonesia akan membaik.

“Jadi di masalah khilafah itu adalah propaganda yang sebetulnya picik tapi berbahaya karena rakyat bisa terpengaruh,” tandasnya. (cw6/win)

----------------------------------------
Semua orang yg mengaku negarawan sebaiknya belajar pula tentang JENIS SISTEM PEMERINTAHAN, termasuk SISTEM PEMERINTAHAN KHILAFAH, apalagi ia seorang MUSLIM dan MUKMIN. Why? Supaya tidak gegabah membuat pernyataan sehingga menjadi BOOMERANG bagi dirinya.

Saya bertanya kepada Anda:
1. Yakinkan dgn firman Alloh bahwa kita diperintah memasuki Agama Islam secara Kaffah?

2. Dengan cara apakah agar kita bisa menjalankan ajaran Islam secara kaaffah?

3. Apakah Anda meyakini bahwa sistem pemerintahan----ingat BUKAN IDEOLOGI---khilafah itu pernah diterapkan setidaknya pada zaman khulafaur rasyidin? Dan berlanjut secara fluktuatif penerapannya hingga kekhalifahan Utsmani yg runtuh 3 Maret 1924 krn perjanjian dgn pihak lawan (SEKUTU---Inggris, Skotlandia, dll). Hingga bila dihitung selama 1300 tahun dlm masa kekhilafahan, bahkan pengaruh kekuasaannnya sampai ing tanah Jawi. Spanyol pun pernah dipimpin dgn sistem kekhilafahan selama 700 tahun, bukan?
#menolakLUPA

4. Bila tahu sejarah itu, lalu apa salahnya sistem pemerintahan khilafah? Apakah sistem pemerintahan negara kita yg ASLI tidak meniru sedikitpun sistem kekhilafahan itu? MPR, DPRD misalnya itu banyak meniru sistem permusyawaratannya dlm memilih pemimpin pusat dan daerah, dan itulah yg sesuai dgn SILA 4 PANCASILA. Tapi apa lacur di kata, kini sistem itu telah diciderai dgn SISTEM VOTING, NUMERIC DEMOCRACY! Itukah karakter kita?

5. Maka bila sudah memahami khilafah seseorang tdk mungkin gegabah bicara, dia tentu akan berprinsip menahan komentar yg kontra produktif sembari berprinsip:

"BILA TIDAK DAPAT DIAMBIL SEMUA, JANGANLAH DITINGGALKAN SEMUA"----' apalagi MEMUSUHI-nya dan menyatakan khilafah hanya sekedar PROPAGANDA PICIK. Ngelus dada saya...!

Baiklah, mungkin anda pun ingin tahu koordinat saya. Perhatikan:

"Sebagai muslim dan mukmin saya meyakini bahwa sistem khilafah adalah BAGIAN DARI AJARAN ISLAM. Sedangkan penerapannya dengan cara menggunakan kekerasan dan pemaksaan jelas tidak diperbolehkan. Oleh karena itu bagian dari ajaran Islam, maka menurut keyakinan saya: sistem itu boleh dipelajari, diajarkan untuk dipahami, sebagaimana dijamin oleh Pasal 28 UUD 1945 dan juga UU HAM 1999. Selama tidak ada cara-cara pemaksaan dan kekerasan belajar dan mengajarkannya bukanlah tindakan RADIKAL".

Anda merasa terganggu dengan koordinat saya itu?

#khilafahbukanPROPAGANDA

Tidak ada komentar