Breaking News

Tegas Pernyataan Ulama Aswaja Bekasi ini  di Tabligh Akbar Maulid Nabi Muhamma  tentang Syariah - Khilafah di Setu

Tabligh akbar dalam rangka peringatan maulid nabi Muhammad SAW, yang di gelar oleh Majelis Taqorrub Ilallah telah terlaksana di aula masjid Al busro ponpes As suryaniyyah setu kab.Bekasi,(ahad,17/11/2019). Dihadiri oleh ratusan ummat Islam di Dari berbagai daerah Bekasi

Pada peringatan maulid kali ini panitia mengambil tema "Cinta Nabi Cinta Syariah". Peserta yang hadir terlihat sangat antusias dalam mendengarkan orasi-orasi yang di sampaikan para kiai dan ustadz yang hadir. Diantara yang hadir adalah KH.Mahmudin Al Hafizh ketua MUI Kabupaten Bekasi.

Pada kesempatan ini beliau mengajak para jamaah untuk mengenang kembali jejak-jejak perjuangan Rosulullah dalam hal kepemimpinan. "Perjuangan beliau (Rosulullah SAW) kendatipun tutup usia pada usia 63 tahun dalam sejarah dicatat, tetapi semangat juang beliau ratusan tahun berabad-abad terus bergelora di muka bumi ini",ujarnya.

Hadir pula dalam acara ini, KH Ahmad Baedhowi pengasuh majelis taklim Nurul Jannah Lemah abang kabupaten Bekasi.
Dalam orasinya beliau begitu bergelora, mengajak jamaah untuk menolong agama Allah yang saat ini dalam kondisi yang memprihatinkan.

Diantara keprihatinan beliau adalah kondisi saat ini dimana dakwah mulai dipersekusi dan islam disudutkan."kita sungguh merasakan di jaman akhir ini, dakwah di persekusi, islam disudut-sudutkan, seolah kesana mentok kesini mentok sulit untuk bernafas, namun kita tidak boleh menyerah, takbir"  begitu ujarnya yang disambut takbir para peserta.

Beliau juga memberikan motivasi kepada para jamaah, meskipun islam disudut-sudutkan umat islam harus bangkit dengan segala kemampuan dan keyakinannya.

Orasi ketiga dan keempat disampaikan oleh Ustadz Tatang Suryaman dan Ustadz Abu Fawwaz. Dalam orasinya ustadz Tatang yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Nida' al harr ini menyampaikan makna cinta kepada Rosulullah Saw adalah dengan amal, yakni mentaati syariatnya Rosulullah Saw. Beliau juga mengungkapkan keheranannya diera saat ini banyak orang yang Mengaku cinta kepada Nabi, namun lebih mendahulukan perkataan orang yang bukan nabi dan menafikan dalil-dalil nabi.


Ustadz Wahyu abu fawwaz yang merupakan pengasuh majelis ta'lim Islam kaffah bantar gebang,  mengungkapkan bahwa saat ini banyak orang yang mengaku cinta kepada nabi, namun benci terhadap syariat islam. Dalam akhir orasinya beliau mengatakan bukti cinta kepada nabi adalah berjuang menegakan syariah islam.


Orasi terakhir disampaikan oleh Ustadz Ahmad Khozinudin beliau merupakan ketua LBH Pelita Umat, yang sudah banyak menagani kasus-kasus persekusi terhadap ulama dan pejuang islam. Dalam orasinya beliau menyemangati jamaah untuk tidak takut terhadap persekusi Yang dilakukan rezim, karena jika semakin banyak yang berani menyampaikan amar ma'ruf maka justru rezim yang akan takut.


Beliau juga mengungkapkan sejak runtuhnya khilafah utsmani, umat islam tidak memiliki negara, palestina dijajah."Khilafah utsmani merupakan khilafah terakhir, sejak saat itu umat Islam tidak memiliki negara, sejak saat itu Palestina dijajah, sejak saat itu palestina diserang yahudi laknatullah" ungkapnya dengan bergelora


Acara ditutup dengan pembacaan do'a yang dipimpin Ustadz Beni abu zufar selaku khadimul ma'had assuryaniyyah. Dalam do'anya beliau bermunajad  agar diberi pertolongan oleh Allah dengan tegaknya Daulah Khilafah Rasyidah 'ala minhajinnubuwwah, sehingga syariat islam bisa diterapkan secara total.

Tidak ada komentar